Sungai Sarawak

Sungai Sarawak

Sungai Sarawak

Slide # 2

Slide # 2

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 3

Slide # 3

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 4

Slide # 4

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 5

Slide # 5

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Showing posts with label FRAGMEN PUISI. Show all posts
Showing posts with label FRAGMEN PUISI. Show all posts

Tuesday, July 7, 2009

Fragmen puisi..AKU MASIH RISAU, TATAU

dipetik dari puisi AKU MASIH RISAU, TATAU, yang terkumpul di dalam antologi BINGKAI WAKTU.

Friday, August 8, 2008

NAKHODA HITAM

foto ihsan Muzium Sarawak


Bersimpuh di anjung silam
kutekuni rakaman sejarah
catatan ceritera wanita waja
penggerak minda bangsa
anak-anak Darul Hana
meneroka mandala
membangun cendera

Namamu Nakhoda Hitam -
persona pulau Gameran di Natuna
berjiwa kembara,
datang bersama
denyaran jaya
membangun kampung
di hujung tanjung
berpaksi iltizam ulung

seabad lalu
di Telok Labuan Gadong
yang penuh misteri
kaudirikan ladang perjuangan
membangun kampung persepakatan
untuk anak-anak Natuna,
Riau dan Kalimantan

Kurasai lukamu
memikul kegagalan
kukagumi azammu
membina kehidupan
kusanjungi keperkasaanmu
merentas lautan

Sesekali menatap catatan bisu
kulihat bijaksana wanita
melakar masa muka
siapa menduga,
seorang nakhoda wanita
meredah segara
untuk sampai ke Darul Hana
dengan bibit-bibit kelapa
lalu tercatat sejarah bangsa...

08.08.08



Saturday, October 27, 2007

SeKeTiKa

Wednesday, January 3, 2007

WAJAH DI BINGKAI WAKTU




WAJAH DI BINGKAI WAKTU

Air yang mengalir ke muara
melintasi tebing sungai
arusnya terlalu akrab
dan sepanjang waktu kembara
telah diselusurinya jiwa dan kehidupan
telah ditatapinya gerak dan resam
telah dihayatinya resah dan duka
telah difahaminya budi dan seni
yang mencorak lukisan wajah di bingkai waktu

Wajah di bingkai waktu
adalah lakaran lesunya rindu
adalah cerita budaya dipersenda
adalah potret luka belantara
adalah titis tangis pujangga
adalah tumpah darah wataniah
terakam di tebing asing
menjadi citra Nusanatara
diperhamba jiwa....