Sungai Sarawak

Sungai Sarawak

Sungai Sarawak

Slide # 2

Slide # 2

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 3

Slide # 3

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 4

Slide # 4

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 5

Slide # 5

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Friday, September 5, 2008

TRAUMA II



KETIKA embun masih bertandang di hujung rumput

dan mentari masih lena di kaki langit

Noorfitri bertarung dengan sengketa

antara manusia yang lupa

nilai sebuah nyawa

lalu ia terjatuh di tengah pergelutan sumbang

terbaring di ranjang putih

menanti mati yang telah pergi

mengejar hidup yang kian gugup

kehidupan kian sirna

memapah diri yang terluka


Baru setahun Afiq pergi

membawa bersama seribu tuna

meninggalkan kezaliman yang telah mula dewasa

kita yang berdiri masih belum mengerti

bagaimana mengubati hati yang keji

lantas Noorfitri dilukai

seribu keperitan yang tidak tertahan

seperti kematian dewasa yang perkasa

kazalimankah yang sedang bertakhta?

atau kelukaan diri manusia tega

menjelajahi rimba kehidupan

yang penuh semak sengketa


Sengketa manusia sudah lanjut usianya

menyamai kehidupan yang termazkur

derita jiwa dan hiba fikiran

bukan sebuah keharusan merelakan seksa

tidak juga kehancuran kasih dijadikan jaring

bakal menjerut leher kebabasan

kerana ia tidak pernah meminta hiba


Semalam telah kita tabur kemboja di pusara

dan renjis air mawar tanda berduka

jangan lagi ada kematian

kerana kejelikan pekerti

manusia yang tidak memahami

erti tangisan seorang bayi.

2 comments:

CT said...

CT juga masih ingat cerita Afiq, tapi mengenai Noorfitri...CT kurang pasti...

Penabahari said...

Cerita manusia yg sama CT. Kita yg tak sanggup menatap derita anak-anak yang menjadi mangsa kehidupan dan manusia yang sudah hilang kemanusiaannya.