Sungai Sarawak

Sungai Sarawak

Sungai Sarawak

Slide # 2

Slide # 2

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 3

Slide # 3

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 4

Slide # 4

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Slide # 5

Slide # 5

Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts Read More

Showing posts with label BUIH DI AIR (1976). Show all posts
Showing posts with label BUIH DI AIR (1976). Show all posts

Friday, July 24, 2009

CERITA SEBUAH SENJA


Tahun 1976 pertama kali puisiku diterbitkan oleh Biro Kesusasteraan Borneo dalam sebuah antologi bersama BUIH DI AIR. Terdapat enam buah puisiku yang terbit bersama beberapa orang penulis lain. Satu pencapaian yang baik bagi diriku yang ketika itu baru berusia 23 tahun.

CERITA SEBUAH SENJA

Dengan irama nan mendayu
barisanku bernyanyi
bergema di angkasa luas

anakku memanggil
memujuk
merayu engkau
datanglah ke barisan kami
datanglah pada kemenangan

Ini senja sudah tua
menjenguk kota kabut
anakku memanggil lagi
'datanglah untuk kemenangan'
tapi engaku tertawa saja
bersama dayang-dayang keliling pinggang
dan kini Cafe itu telah jadi istanamu
kerana sudah separuh abad usiamu
masih lagi menjenguk Monalisa

Di bukit sana masjid emas menunggu lawat
dan di kakinya istanamu bermegah
dan kini anakku memanggil lagi
tapi engkau membisu
memekak
membiarkan senja berlalu

esok senja datang lagi
anakku memanggil lagi
Monalisa kan tersenyum
menghantar sinaran senja.

1975

Thursday, April 10, 2008

CINTAKU JAUH DI KUALA


SEMALAM kurenung ombak yang menghempas pantai
memecah ketenangan senja
diriku dihempas alunan suara manis di sisi

Hari ini aku jauh di Ulu Sadong
Kuala sana hanya tinggal dalam khayalan
entah bila kan menjenguk lagi

Cinta ini tidak seindah Romi dan Juli
tapi keindahan yang dikecap kerana
antara hati dan hati - memberi
- memahami
- mencintai
- merindui

kini perjuangan hanya dengan sebatang pena
dan dia bersama novis yang dahaga
moga esok kedua bercantum menggoncang dunia
bersama - satu nada
- satu rasa
- satu jiwa

(Dipetik dari antologi puisi bersama: BUIH DI AIR : 1976)