Monday, January 21, 2013

MEMBUNUH ENIGMA





kaujanjikan aku mawar merah

penghias laman rumah  

hanya duri menusuk jari

aku ditinggal menangis

untuk seratus tahun lagi



kau berlari bersamanya

mengibar bendera merah

anak-anak menari dalam mimpi

“ah! alangkah indahnya syurga”

dergama membunuh upaya



di batas masa menguji bijaksana

masih adakah waras 

atau harus kembali menjadi abdi

untuk seratus tahun lagi ?

kau yang mengerti 

bagaimana membunuh enigma.


20 Januari 2013

No comments:

Post a Comment